Come on! See Yours Beautiful World

Wednesday, February 16, 2011

Liar Tapi Cukup Indah

Suatu ketika di sore hari sehabis hujan aku berjalan
mengitari sebuah gedung. Ditepi didekat sebuah pohon aku terduduk dan
menikmati angin sore sehabis hujan yang sangat segar. Tidak menyangka hujan datang disore itu setelah
beberapa hari yang sangat panas luar biasa. Aku melihat ke sekeliling, sepi rasanya. Hanya ada dua orang yang lewat dari kejauhan.. Suasana cukup gelap, karena awan hitam bergumpal-
gumpal di atas kepala ini. Mungkin hanya ada sedikit celah cahaya yang masih
terlihat diantara pekatnya hitam awan diangkasa. Aku pun kembali memperhatikan sekitar ku. Tak ada yang berbeda. Hanya sebuah pohon yang cukup tua yang tertanam,
dan mungkin berumur sudah puluhan tahun lamanya. Daunnya cukup untuk menutupi aku dari sinar matahari
jika cahaya sempurna datang ke bumi. Kemudaian aku beranjak dari tempat tadi. Aku pergi ke salah satu pohon yang tidak begitu jauh
dari tempat tadi. Ku perhatikan pohon itu sangatlah tua. Mungkin batangnya sudah lapuk, dan juga mungkin
umurnya sudah lebih tua dari pohon tempat ku
berteduh tadi. Aku tidak mengetahui pohon apa ini. Tidak memiliki daun, tua, dan sangat lapuk. Aku merasa tidak ada yang istimewa di antara pohon
itu sebelum akhirnya aku melihat keatasnya. Disana ku perhatikan ada beberapa bunga berwarna
merah yang menurutku itu cukup indah dan luar biasa. Ya luar biasa. Aku cukup terkesima dengan bunga tersebut. Bukan karena keindahan bunga tersebut, tetapi karena
pohon tersebut. Pohon tersebut sudah sangat tua. Tetapi dia masih sanggup menumbuhkan bunga yang
cukup indah diatas sana. Indah menurutku. Seketika bunga dari pohon tersebut jatuh kebawah. Aku pun berniat mengambilnya. Bunga tersebut jatuh dirrumputan yang sangat basah
karena hujan sebelumnya. Aku mengambil bunga tersebut, tanpa sengaja aku
menarik sekaligus rumput kecil disekitar tempat itu. Lalu rumput itu hendak ku buang. Tetapi ketika aku melihat bunga tersebut, aku berpikir. "Bukankah bunga ini indah, tetapi rumput ini hanyalah
sebuah tanaman liar. Tetapi apakah aku harus
membuang rumput ini tanpa memperhatikannya
terlebih dahulu?" Aku terus memperhatikan kedua tumbuhan tersebut,
sampai aku melihat keindahan rumput tersebut. Ya... Rumput tersebut memiliki sesuatu yang tak dimiliki
bunga merah yang indah tadi. Rumput itu bertahan hidup ditanah, walaupun dia
mungkin sudah di injak oleh ratusan kaki yang
melewatinya. Sedangkan bunga tadi berada diatas dan tidak pernah
terjamah oleh siapa pun dan tunggu hingga dia jatuh ke
tanah. Rumput tersebut mengingatkan ku sebuah pohon
cemara. Yang dipenuhi oleh salju disekitarnya. Rumput yang dianggap orang liar dan tidak berguna,
ternyata menyimpan sebuah kekuatan alam yang
sangat besar didalamnya. Aku pun meletakkan bunga tersebut ditanah dan
meletakkan rumput tadi disampingnya. Aku pun beranjak pergi dari tempat tersebut dan
meninggalkan kedua tumbuhan tersebut berdua dan
membiarkan mereka menyatu dengan alam kembali. Hingga hujan datang lagi dan membasahi mereka
berdua. Dalam cerita tadi. Aku berharap setidaknya kita manusia tidaklah
sombong dengan apa yang kita miliki, tetapi lakukanlah
apa yang bisa kita lakukan dalam hidup ini. Karena sesungguhnya hidup ini seperti sebuah
petualangan yang membutuhkan kekuatan dalam hidup
dan membutuhkan banyak keteguhan, kesabaran dan
lainnya seperti rumput tadi.

Terima kasih. ^^"
Share:

0 comments:

Post a Comment

About the Author

My photo
Medan, (North sumatera), Indonesia
Siap untuk mencerahkan hari Mu

Jumlah Statistik

Created By Andes Simamora

Created By Andes Simamora
Come & Join Us !